Second Opinion ISK Berulang Hanna

Hari ini abis ke RS Bunda Menteng nemuin dr. Partini, dsa subspesialisasi ginjal alias nefrolog, untuk cari second-opinion tentang ISK berulang yang dialami Hanna. Sejak Hanna didiagnosis ISK ketika imunisasi campak (9m), sampai hari ini (11m1w) keliatannya bakteri e. Coli masih malas enyah dari saluran kemihnya Hanna. So, dr yovita ananta menyarankan Hanna agar dikonsultasikan kepada nefrolog.

 Sebelumnya saya sempat membawa Hanna ke nefrolog di RS Premier Bintaro, dr Eka Laksmi. Tetapi setelah berkonsultasi dengan beliau, saya merasa khawatir luar biasa dan merasa kurang puas dengan penjelasan yang diberikan. Menurut dr Eka, ISK berulang yang dialami Hanna disebabkan oleh Spina Bifida!!!  Karena di area belakang Hanna terdapat dimple (seperti lesung pipit) yang merupakan indikasi spina bifida. Duarrrr!!! Saya kaget luar biasa karena diramalkan Hanna mengalami kesulitan menahan pipis bila besar nanti. Kemudian dr Eka menyarankan agar dilakukan MRI untuk melihat ISK Spina Bifida (saya gak tau diagnosis macam apa ini, karena spina bifida dan ISK adalah 2 kondisi yang berlainan).

Berbeda dengan dr Eka Laksmi, penjelasan  yang diberikan dr Partini jauh lebih sederhana dan mudah dimengerti. Dr Partini nampak bersahaja, senior, teliti, dan berpengalaman. Penjelasannya ringkas tapi jelas. Dan jauh dari kesan misleading terhadap pasien. Menurutnya, adanya bakteri e.coli sangat bergantung pada kualitas pengambilan sample urin. Beliau menekankan perlunya pengambilan sample urin yang benar supaya hasilnya bisa diandelin. Saya sampai diminta ambil sample urin harus ke Prodia pusat! Dan menurut beliau ga perlu melakukan MRI untuk mencari penyebab ISK berulang yang dialami Hanna. Cukup dilakukan rontgen saja (VCUG – Voiding Cystourethrogram). Dan dimple-nya Hanna itu bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan karena posisinya yang dekat anus dan sangat dangkal. Dimple itu bukan pertanda Spina Bifida Occulta karena ga ada indikasi kesana.

Mendengar penjelasan dr Partini, saya segera mengucapkan syukur berkali-kali. Lega banget rasanya mendengar tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang Hanna, kecuali mengobati ISK-nya saja. Alhamdulillah…

Satu pemikiran pada “Second Opinion ISK Berulang Hanna

  1. Salam kenal mbak,

    Saya ketemu blog ini karena lagi Google Dr. Pratini. Kebetulan anak saya juga didiagnosa ISK berulang dan sekarang sedang dirujuk ke Dr. Pratini/Dr. Eka Laksmi oleh DSA-nya. Karena post ini akhirnya saya dan suami berencana konsul ke Dr. Pratini hari Rabu depan, walaupun dari segi lokasi Bintaro lebih dekat dari rumah.

    Senang sekali Hanna sudah sembuh total dari ISK-nya, mudah-mudahan anak saya juga cepat sembuh. Gejalanya sama persis kaya Hanna. Pertambahan berat badan tidak optimal.

    Thanks for sharing ya mbak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s